Estate of Hip-Hop Hero Rammellzee Akan Diwakili oleh Jeffrey Deitch – ARTnews.com

Beberapa tokoh dari sejarah hip-hop atau bidang budaya lainnya memberikan bayangan sepanjang dan lebar seperti Rammellzee, seniman grafiti, musisi, dan mistikus dan inspirasi serba bisa yang bergerak melalui berbagai lingkaran pusat kota New York mulai dari 1970-an dan dekade-dekade berikutnya hingga kematiannya pada 2010. Sekarang, dalam upaya memanfaatkan aura yang semakin intensif dalam beberapa tahun terakhir, harta Rammellzee akan jatuh ke tangan Jeffrey Deitch, yang memamerkan karya-karya senimannya minggu ini di Art Basel Miami Beach dan berencana untuk mengadakan pameran yang didedikasikan untuk banyak persembahan artistik Rammellzee di ruang galerinya di Los Angeles musim gugur mendatang.

Deitch bertemu Rammellzee di New York pada tahun 1980 dan bekerja dengan dia di tahun-tahun awal yang melibatkan kolaborasi dengan Jean-Michel Basquiat (termasuk pada lagu 1983 “Beat Bop”) dan penampilan dalam dokumentasi penting dari era seperti film Charlie Ahearn tahun 1982 Gaya liar dan dokumenter grafiti Henry Chalfant Perang Gaya. Deitch menampilkan Rammellzee dalam “Art in the Streets,” sebuah pameran 2011 yang dia selenggarakan selama waktunya sebagai direktur Museum of Contemporary Art, Los Angeles, dan Rammellzee adalah subjek dari survei yang dilihat secara luas yang dipresentasikan oleh Red Bull Arts di New York di 2018 serta bagian dari “Menulis Masa Depan: Basquiat dan Generasi Hip-Hop”, sebuah pameran di Museum Seni Kontemporer, Boston, yang ditutup awal tahun ini. (Di bulan Mei, ARTnews menerbitkan wawancara arsip dengan Rammellzee yang dilakukan oleh Greg Tate.)

Siaran pers yang dikirim oleh Deitch untuk mengumumkan berita tentang representasi tersebut termasuk kenangan dari Fab 5 Freddy dari sekitar waktu pameran “Art in the Streets”: “Rammellzee sama sekali tidak fokus pada dunia seni ketika kami bertemu atau menyadarinya. tentang bagaimana itu berfungsi tetapi pada dasarnya hanya mencari platform dan audiens untuk ide-idenya. Saya memutuskan untuk mengambil Ramm di bawah sayap saya, sehingga untuk berbicara, dan memperkenalkan dia kepada beberapa teman yang saya buat di pusat kota, seperti Jean-Michel Basquiat, Charlie Ahearn, Edit deAk, dan Patti Astor. Semua melihat dia brilian dan percaya dia adalah seniman yang menarik yang harus dikenal dan ditampilkan.”

Sumber: www.artnews.com